Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

e produk
e.petani
Sinar Tani
Ulat Bulu
bank padi
MKRPL

Poling

Informasi teknologi apa yang anda butuhkan?
 
Kajian adaptasi 5 varietas padi sawah produktivitas > 6,5 ton/ha di sawah masam bukaan baru Bangka Belitung PDF Cetak E-mail
Oleh Miranti, Jefri, Sutiman, Issukindarsyah, Ria Maya   
Sabtu, 05 Februari 2011 07:58

Sebagai daerah kepulauan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung rentan terhadap kerawanan pangan karena sekitar 90% supalai beras berasal dari daerah lain. Pada tahun 2006 produksi padi yang dihasilkan hanya mencukupi kebutuhan sebanyak 9,36 % konsumsi dan pada tahun 2007 baru mampu memenuhi 17 persen kebutuhan sebesar 120 ribu ton beras. Luas potensi lahan untuk pengembangan sektor pertanian di Bangka Belitung, seluas + 1,1 juta ha yang tersebar di 7 kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut luas areal persawahan sebesar 16.135 ha dan hanya 4.148 ha yang baru digarap dengan produktivitas 3,49 ton per hektar (Distanhut 2005). Lahan sawah bukaan baru mempunyai tingkat kesuburan rendah. 

Salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas padi di Bangka Belitung terutama pada lahan sawah bukaan baru yang masih dominan adalah dengan menerapkan komponen teknologi yang spesifik lokasi diantaranya adalah varietas unggul. Sebagai aksi kongkrit terhadap permasalahan tersebut BPTP Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan pengkajian adaptasi 5 varietas unggul padi sawah di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka. Diharapkan pada kegiatan pengakajian iniakan diperoleh dua varietas unggul yang mempunyai daya adaptasi yang baik dan mampu mencapai produsi 6,5 ton GKP. Dengan menerapkan pendekatan PTT produktivitas padi juga terbukti dapat ditingkatkan. Untuk itu maka dilakukan kajian adaptasi 5 varietas unggul baru (VUB) padi sawah yaitu Mekongga, Pepe, Conde, Aek Sibundong dan Cibogo. Sebagai varietas pembanding yaitu Ciherang. Kajian adaptasi di lahan sawah bukaan baru Desa Tanah Bawah, Kab. Bangka pada musim tanam ke-2 (MH II) dengan menerapkan pendekatan PTT. Tujuan kajian yaitu untuk mengetahui daya adaptasi 5 varietas padi sawah yang dapat tumbuh dan berproduksi optimum pada sawah masam bukaan baru di Bangka Belitung melalui pendekatan teknologi PTT padi. Keluaran yang diharapkan yaitu diperoleh dua (2) varietas unggul padi sawah yang berdaya adaptasi tinggi dengan produksi minimal 6,5 ton/ha di lahan sawah masam bukaan baru Bangka Belitung.

Dari hasil kajian tersebut diperoleh hasil sebagai berikut : (1) 5 Varietas Unggul Baru yang diintroduksikan dengan menggunakan pendekatan PTT padi sawah spesifik lokasi yang ditanam pada musim tanam ke-2 di lahan sawah masam bukaan baru di Desa Tanah Bawah, Kab. Bangka mampu tumbuh dan berproduksi meskipun rerata hasilnya masih lebih rendah dari target yang diharapkan; (2) secara individu, tiga orang petani untuk masing-masing Varietas Pepe, Mekongga dan Conde mampu mencapai produktivitas lebih dari 6,5 ton/ha yaitu berturut-turut 6,74 ton/ha; 7,04 ton/ha dan 8,64 ton/ha; (3) Varietas Pepe, Mekongga dan Conde mempunyai peluang untuk dikembangkan di lahan sawah masam bukaan baru dengan menerapkan teknologi PTT padi sawah dengan memperhatikan kondisi spesifik sumberdaya lahan, air dan OPT; (4) Hasil kajian di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani sawah bukaan baru di wilayah lain sebagai upaya meningkatkan produksi padi di Kep. Bangka Belitung melalui peningkatan intensitas pertanaman menjadi 2 kali dalam satu tahun.

Dalam rangka pengembangan sawah bukaan baru di Kep. Bangka Belitung perlu diperhatikan beberapa hal yaitu kendala utama dalam pengelolaan padi di lahan sawah masam bukaan baru pada musim tanam ke-2 yang perlu mendapat perhatian lebih intensif yaitu pengelolaan air agar lebih efisien dan efektif, pengelolaan hara yang lebih diselaraskan dengan kondisi spesifik wilayah serta pengelolaan terhadap serangan blast leher saat fase generative. Untuk itu, perlu dilakukan pengulangan penanaman pada musim berikutnya dan pembinaan lebih lanjut untuk petugas lapang dan kelompok tani, dalam rangka memperbaiki dan mengoptimalkan pengelolaan tanaman padi sesuai dengan kaidah PTT padi sawah sehingga usahatani padi di Bangka Belitung dapat berkelanjutan.

Kata kunci : Sawah bukaan baru, adaptasi, varietas unggul baru (VUB) padi sawah, Kep. Bangka Belitung

 

 

 

 

 

 

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com