JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Kordinasi Pendampingan Petani Milenial

Kordinasi Pendampingan Petani Milenial

BPTP Kep. Bangka Belitung telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat terkait rencana kegiatan Bimtek Petani Milenial. Koordiniasi yang dilaksanakan pada...

Kordinasi Pemberdayaan IP2TP KOBA dengan Pemda Bangka Tengah

Kordinasi Pemberdayaan IP2TP KOBA dengan Pemda Bangka Tengah

Kepala BPTP Babel yang di dampinggi oleh Kasie KSPP, Kasubag TU dan Kordinator Program dan Evaluasi melakukan audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan kordinasi ini...

BABEL KEMBANGKAN DURIAN NAMLUNG

BABEL KEMBANGKAN DURIAN NAMLUNG

Dinas Pertanian Babel Kordinasi ke BPTP Babel dalam rangka sinergi pengembangan Durian Namlung. Kegiatan kordinasi ini dipimpin oleh Kabid TPH dan didampinggi oleh Kasi Perbenihan, Kepala BPSMB,...

IP2TP Batu Betumpang BPTP Babel Panen Perdana Inpari IR Nutri Zinc

IP2TP Batu Betumpang BPTP Babel Panen Perdana Inpari IR Nutri Zinc

#SobaTani, Hari ini Jumat (140220) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bangka Belitung melakukan panen perdana Varietas Unggul Baru (VUB) padi sawah di Instalasi Penelitian dan Pengkajian...

Kepala IP2TP Batu Betumpang Ajak Siswa SMK Pertanian Pulau Besar Ikut Panen Perdana Inpari IR Zinc

Kepala IP2TP Batu Betumpang Ajak Siswa SMK Pertanian Pulau Besar Ikut Panen Perdana Inpari IR Zinc

#SobatTani, Kepala IP2TP BPTP Babel Sugito, SP bersama Peneliti dan Penyuluh kamarin pagi (140220) ajak siswa SMK Pertanian Pulau Besar ikut panen perdana Inpari IR Zinc di lahan IP2TP milik BPTP...

  • Kordinasi Pendampingan Petani Milenial

    Kordinasi Pendampingan Petani Milenial

    Friday, 13 March 2020 09:28
  • Kordinasi Pemberdayaan IP2TP KOBA dengan Pemda Bangka Tengah

    Kordinasi Pemberdayaan IP2TP KOBA dengan Pemda Bangka Tengah

    Thursday, 20 February 2020 00:49
  • BABEL KEMBANGKAN DURIAN NAMLUNG

    BABEL KEMBANGKAN DURIAN NAMLUNG

    Monday, 17 February 2020 07:53
  • IP2TP Batu Betumpang BPTP Babel Panen Perdana Inpari IR Nutri Zinc

    IP2TP Batu Betumpang BPTP Babel Panen Perdana Inpari IR Nutri Zinc

    Friday, 14 February 2020 08:21
  • Kepala IP2TP Batu Betumpang Ajak Siswa SMK Pertanian Pulau Besar Ikut Panen Perdana Inpari IR Zinc

    Kepala IP2TP Batu Betumpang Ajak Siswa SMK Pertanian Pulau Besar Ikut Panen Perdana Inpari IR Zinc

    Friday, 14 February 2020 01:11
Kordinasi Pendampingan Petani MilenialKordinasi Pendampingan Petani Milenial
13 Mar 2020 09:28 - Administrator
BABEL KEMBANGKAN DURIAN NAMLUNGBABEL KEMBANGKAN DURIAN NAMLUNG
17 Feb 2020 07:53 - Administrator
Ternak Kambing : Usaha yang berpotensi menguntungk...
30 Dec 2019 08:25 - Sigit Puspito, S.PtTernak Kambing : Usaha yang berpotensi menguntungkan secara ekonomi.


    Ternak kambing adalah salah satu usaha peternakan yang menguntungkan dan jelas menghasilkan tanpa adanya spekulasi. Manfaat lain memelihara kambing selain untuk budidaya dan produksi daging, ternak kambing juga menghasilkan kotoran yang bernilai untuk dijadikan pupuk organik tanaman sehingga ternak kambing tentu bisa di integrasikan dengan tanaman misalkan dengan kebun kopi. Potensi ternak kambing khususnya di Bangka Belitung cukup menjanjikan mengingat kebutuhan daging kambing cukup banyak dengan populasi kambing belum mencukupi untuk  [ ... ]

Ayo Beralih ke Sayuran Organik
20 Dec 2019 10:35 - Amarilia, SP, M.SiAyo Beralih ke Sayuran Organik

  #Seperadik tani, Tahu nggak bahaya konsumsi sayuran dan buah-buahan yang memiliki kandungan pestisida tinggi bagi tubuh kita. Yuk kita simak bahaya pestisida bagi tubuh kita. Pestisida adalah bahan kimia atau campuran dari beberapa bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan atau membasmi organisme pengganggu (hama/pest). Keuntungan dari penggunaan pestisida antara lain, perlindungan tanaman dari serangan hama, dan pengendalian penyakit. Namun, sebagian besar bahan aktif yang digunakan tidak cukup spesifik toksisitasnya, sehingga berda [ ... ]

Virus PYMoV dan CMV pada Lada
29 Nov 2019 02:46 - Fitria Yuliani, SP, M.SiVirus PYMoV dan CMV pada Lada

Virus PYMoV (Piper Yellow Mottle Virus) dan CMV (Cucumo Mosaic Virus) merupakan virus penting pada tanaman lada. Di Indonesia penyakit kerdil telah dilaporkan sejak tahun 1987 (Firdausil 1992). Menurut Balfas et al. (2002), penyebab penyakit kerdil adalah virus dengan partikel berbentuk batang pendek yang diidentifikasi sebagai PYMoV. Ciri-ciri tanaman lada yang terserang PYMoV menurut Bhat et al. (2003) yaitu daun mengalami klorosis, vein clearing, terjadi distorsi daun, penurunan vigor tanaman dan jumlah buah dalam dompolan berkurang. Selai [ ... ]

Perangkat uji pupuk (PUP) untuk mendeteksi kualita...
29 Oct 2019 07:49 - Fitria Yuliani, SP, M.SiPerangkat uji pupuk (PUP) untuk mendeteksi kualitas pupuk

Sebagai salah satu input utama dalam produksi, penggunaan pupuk tidak dapat dihindari dalam kegiatan bercocok tanam guna mendapatkan hasil panen yang optimal. Tingginya kebutuhan pupuk di Indonesia terkadang dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memproduksi pupuk yang tidak memenuhi syarat mutu guna meraih keuntungan. Akibatnya, tanpa disadari pupuk tersebut dimanfaatkan oleh petani yang akan berdampak pada pertumbuhan dan hasil dari tanaman yang dibudidayakan. Berdasarkan kondisi tersebut Balitbangtan menciptakan suatu teknologi berupa ala [ ... ]

Artikel Lainnya

Statistik Pengunjung

Media Sosial

joomla social media module

Media Aplikasi

Kalender Kegiatan

<<  April 2020  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
13141516171819
20212223242526
27282930   

MENGENAL VARIETAS LADA

Lada merupakan salah satu produk ekspor tanaman perkebunan di Indonesia yang mempunyai peran penting dalam menymbang devisa Negara. Tetapi sepiluj tahun terkhir produksi lada Indonesia mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya luas tanam, serangan hama dan penyakit. Salah satu komponen utama dalam upaya meningkatkan produksi dan produksivitas dan mutu lada adalah dengan penggumaan bahan tanam unggul. Di mana dalam setiap jenis varietas mempunyai keunggulan dan kelemahan dalam ketahanan hama dan penyakit uatama lada, sehingga petani dapat memilih jenis varietas lada mana yang cocok untuk dikembangkan. Dalam upaya penyediaan bahan tanam lada yang unggul pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah melepas beberapa varietas lada yaitu,  Petaling 1, Petaling 2, Lampung Daun Kecil (LDK), Chunuk, Natar 1, Natar 2 dan Bengkayang dengan deskripsi Umum sebagai berikut :

1. Petaling 1 : (SK Nomor. 275/Kpts/KB.230/4/1988, tanggal 21 April 1988)

Umur mulai berbunga                     : ± 10 bulan

Bentuk buah                                 : bulat,

Warna buah                                  : muda hijau, masak merah jingga

Mulai berbunga s/d buah masak       : ± 9 bulan,

Rata-rata buah pertandan                : ± 60 butir,

Persentase buah sempurna              : ± 64,8%,

Rata-rata hasil produksi                   : 4,48 ton/ha (± 2,8 kg/pohon) lada putih kering,

Ketahanan Penyakit                       : Agak tahan terhadap penyakit kuning, agak peka terhadap

busuk pangkal batang.

Dapat ditanam ditanah-tanah yang kurang subur, pada tanah yang subur di usia tua pertumbuhannya akan lebih baik. Pemakaian tiang panjat mati dan mulsa lebih cocok.

 

2. Petaling 2 : ( Sk nomor. 275/Kpts/KB.230/4/1988, tanggal 21 April 1988)

Umur mulai berbunga                 : 11 bulan

Bentuk buah                             :  bulat besar

Warna buah                              : buah muda hijau,  buah masak merah jingga

Mulai berbunga s/d buah masak   :  ± 8 bulan,

Rata-rata buah pertandan            : ± 80 butir

Persentase buah sempurna          : ± 66,1%

Rata-rata hasil produksi               : 4,80 ton/ha (± 3,0 kg/pohon) lada putih kering

Ketahanan Penyakit                   : Agak tahan terhadap penyakit kuning, agak peka terhadap busuk pangkal batang.

Dianjurkan tanam di tanah yang bebas penyakit busuk pangkal batang dan penyakit kuning serta tingkat kesuburan sedang sampai tinggi. Tiang penegak mati lebih cocok.

 

3. Lampung Daun Kecil : (Sk Nomor. 465/Kpts/TP.240/7/1993, tanggal 2 Juli 1993)

Umur mulai berbunga                    : 7 bulan

Bentuk buah                                : lonjong

Warna buah                                 : buah muda hijau tua, buah masak kuning kemerahan

Mulai berbunga s/d buah masak      : 196 hari

Rata-rata buah pertandan               : 73,52 butir

Persentase buah sempurna             : ± 48,46%

Rata-rata hasil produksi                  : 3,86 ton/ha

Ketahanan Penyakit                      : Agak tahan terhadap penyakit kuning, toleran terhadap busuk pangkal batang.

Dianjurkan untuk ditanam di daerah yang belum mendapat serangan penyakit kuning.

 

4. Chunuk : (SK Nomor 467/Kpts/TP.240/7/1993, Tanggal 2 Juli 1993)

Umur mulai berbunga                    : 8 bulan

Bentuk buah                                : bulat

Warna buah                                 : buah muda hijau, buah masak kuning kemerahan

Mulai berbunga s/d buah masak      : 225 hari

Rata-rata buah pertandan               : 66,56 butir

Persentase buah sempurna             : ± 43,39%

Rata-rata hasil produksi                  : 1,97 ton/ha

Ketahanan Penyakit                      : Peka terhadap penyakit kuning, toleran terhadap busuk pangkal batang.

Dianjurkan tana untuk dibudidayakan sebagai lada perdu.

 

5. Natar 1 : (SK Nomor 274/Kpts/KB.230/4/1988, tanggal 21 April 1988)

Umur mulai berbunga                    : 10 bulan

Bentuk buah                                : bulat

Warna buah                                 : buah muda hijau, buah masak merah jingga,

Mulai berbunga s/d buah masak      : 8 bulan,

Rata-rata buah pertandan               : 57,3 butir,

Persentase buah sempurna             : ± 66,7%,

Rata-rata hasil produksi                  : 4,00 ton/ha (± 2,5 kg/pohon) lada hitam kering,

Ketahanan Penyakit                       : Agak tahan terhadap penyakit kuning, medium sampai agak tahan terhadap busuk pangkal batang.

Dianjurkan tanam di daerah yang tingkat penularan penyakit busuk pangkal batang belum begitu tinggi. Varietas ini responsive terhadap pupuk dan cahaya. Pemangkasan tiang panjat hidup 1 x 4 bulan, setinggi ± 3 meter diperlukan.

 

6. Natar 2 : (SK Nomor 275/Kpts/KB.230/4/1988, tanggal 21 April 1988)

Umur mulai berbunga                    : ±10 bulan

Bentuk buah                                : bulat hingga lonjong

Warna buah                                 : buah muda hijau muda, buah masak merah jingga

Mulai berbunga s/d buah masak      : ±7 bulan

Rata-rata buah pertandan               : 56 butir

Persentase buah sempurna             : 60%

Rata-rata hasil produksi                  : 3,53 ton/ha (± 2,5 kg/pohon) lada hitam kering

Ketahanan Penyakit                      : Agak tahan terhadap penyakit kuning, rendah sampai peka terhadap busuk pangkal batang.

Dianjurkan tanam di daerah yang tingkat kesuburan sedang sampai tinggi, belum tertular penyakit busuk pangkal batang. Untuk lampung tidak boleh tiang penegak hidup terlalu rimbun daunnya. Tiang penegak harus dipangkas 1 x 4 bulan, setinggi ± 3 meter.