JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dari BPTP untuk KOBBE

#SobaTani budaya minum kopi dengan masyarakat Bangka Belitung - Negeri Serumpun Sebalai ibarat makan nasi tanpa garam, sudah mengakar, turun temurun sejak dahulu kala, bukan hanya saat ini saat minum kopi mnjadi bagian dari life style, walaupun Babel bukanlah wilayah penghasil biji kopi.

Menginisiasi hal tersebut BPTP Babel telah menginisiasi penanaman kopi di KP Petaling seluas 2 hektar sejak lebih dari tiga tahun yang lalu, tentunya dengan varietas dan klon yang adaptif untuk agroklimat Bangka Belitung. Menjelang tahun keempat stabilitas hasil sudah mulai terlihat, sehingga hilirisasi produk sekunder sudah harus dilakukan yaitu dengan mengolah biji kopi petik merah agar siap saji untuk dikonsumsi/diminum.

Nilai biji kopi tidak hanya ditentukan oleh
penampilannya secara fisik, tetapi ditentukan
pula dari karakter citarasanya. Kopi dikonsumsi karena citarasanya khas dan efek fisiologisnya sebagai minuman penyegar. Mengingat kopi
merupakan produk pertanian yang mengandalkan aspek kualitas citarasa, maka
sasaran akhir budidaya kopi adalah produk biji
bercitarasa tinggi.

KOBBE sendiri merupakan kepanjangan dari Kebangaan Orang Bangka BElitung) dengan harapan dengan semakin berkembangnya budidaya kopi di Bangka Belitung, akan semakin mencintai dan bangga akan produksi sendiri. Dengan demikian pemenuhan akan tingginya permintaan kopi dapat dipenuhi dari Babel sendiri, dengan harapan kesejahteraan petani juga akan meningkat.