JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

SIDOLITKAJI

Vima, Talam dan Takar : Mutiara di Laskar Pelangi

Lahan-lahan bekas penambangan baik timah maupun pasir kuarsa hampir dijumpai di sebagian wilayah di Pulau Belitung atau di negeri Laskar Pelangi. Lahan tersebut merupakan lahan marginal dengan minim unsur hara, porus (daya ikat air yang rendah) dampak dari degradasi penambangan. Lahan-lahan tersebut sesungguhnya masih bernilai produktif untuk digunakan sebagai lahan pertanian, dengan pengelolaan yang optimal.

Seperti halnya lahan Kebun Percobaan (KP) Gantung, Belitung Timur yang dimiliki BPTP BPTP Balitbangtan Bangka Belitung seluas 15 hektar. Khusus untuk tanaman pangan khususnya padi dengan VUB spesifik lokasi (Inpari 34, 39, Inpara 2, Inpago 8)sudah menunjukkan hasil yang cukup optimal dengan pengelolaan lahan dan air, sumber air juga masih mengandung salin yang cukup tinggi.

Demikian halnya dengan adaptabilitas tanaman pangan lainnya seperti kacang hijau varietas Vima 3, Kacang tanah varietas Talam 2 dan Takar 2 hasil rakitan Balitkabi. Dengan penambahan unsur hara pupuk ka dang 1 t/ha, dolomit 1t/ha , Urea 50 kg/ha, SP36 100 kg/ha, KCL 100 kg/ha dengan pengelolaan waktu dan sistem tanam yang tepat mamapu menghasilkan produksi yang optimal, ungkap Dede Rusmawan selaku Kepala KP Gantung.