JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

pemantauan daerah sebar Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) TA 2019

Dalam rangka pemantauan daerah sebar Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) TA 2019, telah diadakan seminar hasil lokal di BKP Kls II Pangkalpinang. Hadir pada pertemuan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Bangka Barat, Kepala Dinas Pertanian Kab. Bangka Selatan, BPTP, Balai Proteksi Prop. Kepulauan Bangka Belitung, Dosen UBB, Wilker BKP di Kep. Bangka Belitung serta mahasiswa magang dari UBB dan pada kesempatan tersebut dipaparkan 3 materi dengan narasumber dari Balai Proteksi (Hendra Kusnady, SP), Dosen UBB - Universitas Bangka Belitung (Rion Apriyadi, SP, M.Si) serta dari @BalaiKarantinaPertanian kelas II Pangkalpinang (Sabar Marpaung, SP).

Fenomena adanya penyakit gugur daun karet serta serangan beberapa OPT/OPTK yang ditemukan di beberapa kab. di Bangka Belitung diperlukan adanya tindakan pengendalian yang cepat, tepat dan ekonomis. Serta rencana tindak lanjut kedepannya antara lain sharing (dana,SDM) dalam upaya pencegahan masuknya OPT ke Kep. Bangka Belitung dari semua pihak.

Dalam rangkaian peringatan HUT Badan Karantina Pertanian yang ke 142, disampikan kesimpulan dari hasil Seminar Lokal Temuan OPT/OPTK pada Wilker #BalaiKarantinaPertanian Kelas 2 Pangkalpinang yaitu: pemantauan OPT/OPTK yang ada di Bangka Belitung telah dilakukan di berbagai lokasi di Kab. Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, dan Belitung Timur dalam kurun waktu Maret 2018 - April 2019, OPT/OPTK di Bangka Belitung berstatus osmopolit (existing) dan sebagian besar masuk ke dalam OPT A2 golongan 2, hama baru di Bangka Belitung (Spodoptera frugiperda) sdh ditemukan di Desa Jada Bahrein dan Desa Pagarawan Kab. Bangka, penyakit gugur daun pada tanaman karet yg disebabkan oleh Pestalotiopsis sp ditemukan di beberapa desa di Kab. Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Bangka Selatan (berdasarkan hasil surveilen Balai Proteksi Tanaman, Provinsi Bangka Belitung).