JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Nutrisi untuk Selada Hidroponik

Seperadik tani kelebihan budidaya  hidroponik antara lain: produksi tanaman lebih tinggi  dibandingkan menggunakan media tanah biasa, tanaman lebih terjamin bebas dari  hama  dan  penyakit,  kerja  kebun  lebih  efisien. Namun nutrisi tanaman  dengan budidaya hidroponik harus terpenuhi #seperadiktani. Nutrisi terlarut dalam air yang digunakan dalam hidroponik sebagian besar anorganik dan dalam bentuk ion. Nutrisi utama tersebut diantaranya dalam bentuk kation terlarut (ion bermuatan positif), yakni Ca2+ (kalsium), Mg2+ (magnesium), dan K + (kalium); larutan nutrisi utama dalam bentuk anion adalah NO3-(nitrat), SO 4 2-(sulfat), dan H 2PO 4 - (dihidrogen fosfat). Kunci utama dalam pemberian larutan nutrisi atau pupuk pada system hidroponik adalah pengontrolan konduktivitas elektrik (electro conductivity = EC) atau aliran listrik di dalam air dengan menggunakan alat EC meter. Selain EC, pH juga merupakan faktor yang penting untuk dikontrol. Formula nutrisi yang berbeda mempunyai pH yang berbeda, karena garam-garam pupuk mempunyai tingkat kemasaman yang berbeda jika dilarutkan dalam air. Untuk mendapatkan hasil yang baik, pH larutan yang direkomendasikan untuk tanaman sayuran pada kultur hidroponik adalah antara 5,5 sampai 6,5. Ketersediaan Mn, Cu, Zn, dan Fe berkurang pada pH yang lebih tinggi, dan sedikit ada penurunan untuk ketersediaan P, K , Ca dan Mg pada pH yang lebih rendah. Nah #sepeardiktani, berikut ini komposisi pupuk AB-Mix untuk sayuran daun.

AB-Mix Sayuran Daun

 

Komposisi Pekatan A

• Kalsium nitrat: 1176 gram

• Kalium nitrat: 616 gram

• Fe EDTA: 38 gram

Komposisi B

• Kalium dihidro fosfat: 335 gram

• Amnonium sulfat: 122 gram

• Kalium sulfat: 36 gram

• Magnesium sulfat: 790

• Cupri sulfat: 0,4 gram

• Zinc sulfat: 1,5 gram

• Asam borat: 4,0 gram

• Mangan Sulfat: 8 gram

• Amonium hepta molibdat: 0,1 gram

AB-Mix Sayuran Buah

 

Komposisi Pekatan A

•  Kalsium nitrat: 1100 gram

•  Kalium nitrat: 575 gram

•  Fe EDTA: 38 gram

Komposisi B

·   Kalium dihidro fosfat: 560 gram

·   Amnonium sulfat: 30 gram

·   Kalium sulfat: 75 gram

·   Magnesium sulfat: 1.050 gram

·   Cupri sulfat: 0,4 gram

·   Zinc sulfat: 1,5 gram

·   Asam borat: 4,0 gram

·   Mangan Sulfat: 8 gram

·   Amonium hepta molibdat: 0,1 gram

 

Membuat larutan A. Siapkan kemasan AB mix yang hendak dilarut, dua buah ember atau wadah apa saja yang dapat menampung air dan tempat penyimpanan hasil larutan, bisa ember yang ada tutupnya atau jerigen bekas minyak goreng. Isi ember pertama dengan air 5 liter atau 5000 mililiter. Buka kemasan larutan A, yang berisi butiran nutrisi dan satu kemasan kecil berisi serbuk di dalamnya. Masukkan butiran-butiran ini ke dalam air kemudian diaduk dengan gayung atau kayu hingga terlarut semua. Simpan hasilnya dalam jerigen yang sudah dibersihkan terlebih dahulu tentunya.

Membuat larutan B. Sebanyak 5 liter air bersih dituangkan dalam ember, kemudian kemasan B berikut bungkusan kecil di dalamnya dibuka dan isinya dituang ke ke dalam ember. Aduk hingga rata. Hasilnya disimpan dalam jerigen yang kedua. Larutan nutrisi yang telah dibuat tadi masih bersifat pekat.