JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pemanfaatan Pati Singkong Sebagai Edible Coating

#Sepradik Tani seperti yang kita ketahui produksi singkong 45 Ton/Hektar di Bangka Belitung1. Pemanfaatan singkong selain digunakan untuk produk olahan pangan, ternyata sepradiktani bisa menggunakan singkong sebagai edible coating. Apa sih edible coating itu?? Edible coating adalah  salah satu metode pemberian lapisan tipis pada permukaan buah untuk menghambat keluarnya gas, uap air dan menghindari kontak dengan oksigen 2. Edible coating ini biasa di aplikasikan pada buah-buahan pasca di panen. Tujuannya adalah untuk mengurangi laju respirasi dan penguapan pada buah-buahan, sehingga masa simpannya lebih lama.

Untuk membuat edible coating dari singkong, seperadik tani cukup mengolah singkong hingga menghasilkan pati. Umbi singkong dikupas lalu dibersihkan umbinya. Umbi diparut untuk mendapatkan bubur umbi, kemudian bubur umbi yang didapat ditambah dengan air 3:1. Bubur umbi diperas untuk memisahkan ampas cairan dan pati. Cairan pati yang didapat diendapkan 3-5 jam. Limbah cair hasil pengendapan dibuang, bubur pati yang didapat dijemur sampai kering, kemudian digiling dan diayak 3. Edible dibuat dari pati singkong dengan penambahan plasticizer berupa gliserol. Pati singkong dilarutkan dalam aquades 100 ml, kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu 60 ºC. Setelah itu, plasticizer berupa gliserol ditambahkan sampai homogen. Konsentrasi gliserol yang digunakan merujuk pada penelitian yang telah dilakukan, yaitu 5% (v/v). Setelah tercampur, larutan dipanaskan selama kurang lebih 5 menit. Kemudian dinginkan hingga mencapai suhu ruang4. Setelah proses ini seperadik tani bisa langsung mengaplikasikan ke produk-produk hasil pertanian.