JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

SIDOLITKAJI

SELAMAT TINGGAL EMAS HITAM

Tahun 90an merupakan kejayaan masyarakat Belitung dengan emas hitamnya (timah). Penggalian besar-besaran mengubah kehidupan dan meninggalkan lahan-lahan kritis, Inovasi Teknologi Pertanian telah mewujudkan impian menjadi kenyataan para petani.

Wajah Ahmad Julianto sumringah ketika saya dan rombongan dari Balitbangtan Kementerian Pertanian menginjakkan kaki di Kebun Percobaan (KP) Gantung, Kabupaten Belitung Timur Kamis (16/2/2016) pagi.

Dihisapnya rokok kretek dalam-dalam sambil menerawang kearah lahan bekas penambangan timah, mengenang di era tahun 90an disaat kehidupannya sejahtera, karena pernah bekerja sebagai penambang, yang telah memenuhi segala kebutuhan hidupnya.

Begitu mudah lembaran rupiah didapat dengan cadangan timah yang begitu berlimpah, tidak perlu repot-repot untuk mendapatkannya, dengan menggali tanah 1 sampai 2 meter maka didapat emas hitam (timah).

Kejayaan timah memang cukup dirasakan oleh masyarakat yang berusaha sebagai penambang, akan tetapi seiring dengan waktu dan eksploitasi yang besar-besaran, maka timah pun sulit didapatkan.

Di dalam benaknya, bagaimana memanfaatkan dan mengubah lahan-lahan yang terbengkalai akibat penggalian tambang, lahan yang tandus, berpasir, miskin unsur hara dan tidak menarik untuk diolah. Lahan-lahan ini dikenal sebagai lahan kritis dan tidak mungkin untuk ditanami tanaman.

Wanto dan petani lainnya terbangun dari mimpinya, sebagai ketua kelompok tani Mufakat beserta peneliti Balitbangtan bersama membangun pertanian. Di lokasi KP Gantung inilah, menanam tiga varietas unggul baru padi yang tahan salinitas (pH rendah) yaitu Inpari 24, Inpari 29 dan Inpara 2 dengan produktivitas mencapai 6 ton per ha.

Kehadiran Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Bangka Belitung (Babel) dengan pendirian KP Gantung, mempunyai arti tersendiri dan mengubah hal yang mustahil menjadi kenyataan.

Meninggalkan emas hitam dan selamat datang emas hijau

       

 

Sumber : Fecebook Balai PATP