JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sirih merah: pestisida nabati pengendali hama tanaman

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan pestisida sintetik adalah dengan menggunakan pestisida nabati. Selain menjaga tanaman tetap sehat dan subur, pestisida nabati hampir tidak menimbulkan efek samping sama sekali. Penggunaan pestisida kimia secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama menyebabkan penumpukan residu. Kondisi ini akan memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan manusia jika dilakukan secara terus menerus.

Sirih merah (Piper crocatum) memiliki morfologi batang berwarna hijau keunguan, daun menyerupai jantung dan permukaan daun mengkilap. Warna daun bagian permukaannya hijau bercorak putih kemerah-merahan. Jenis hama tanaman yang dapat dikendalikan oleh ekstrak sirih merah ini yaitu hama jenis penghisap serta pemakan dedaunan seperti belalang, ulat bulu, dan beberapa jenis kutu-kutuan. Kandungan bahan aktif yang terdapat pada tanaman sirih diantaranya  kavikol dan fenol, minyak atasiri dan tanin. Menurut beberapa sumber, aroma daun tanaman sirih merah ini dapat menyebabkan lemas, kematian secara perlahan dan bersifat sebagai penolak selera makan bagi hama.

Berikut ini langkah-langkah membuat pestisida alami dari ekstrak daun sirih merah:

  • Siapkan 50 lembar daun sirih merah. Bisa juga lebih namun jangan kurang
  • Haluskan daun sirih merah tersebut dengan blender atau ditumbuk
  • Siapkan 1 liter air kemudian rendam tumbukan daun sirih merah tersebut selama kurang lebih 10 menit
  • Saring air campuran daun sirih merah tersebut.
  • Untuk hasil yang optimal, bisa dicampurkan tumbukan daun sereh wangi agar menambah kuat aroma pestisida
  • Simpan hasil ekstraksi tersebut dalam botol. Ampas sisa penyaringan bisa digunakan sebagai pupuk.

Cara Mengaplikasikan Pestisida Daun Sirih Merah

  • Campurkan ekstrak daun sirih merah sebanyak 20-30 mililiter dengan 15-17 liter air bersih.
  • Semprotkan pesitisda alami tersebut ke tanaman secara merata.
  • Aplikasikan secara rutin setidaknya seminggu 2 kali untuk pencegahan.

(Sumber: https://agrotanicipanas.blogspot.com/2018/10/manfaat-membuat-sirih-merah-pestisida-alami.html)