JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Monev IP2TP Gantung “Penggelolaan Lahan Pasca Tambang”

 
Jum'at (12/03/21) Kepala BPTP Balitbangtan Babel Dr. Suharyanto, SP., MP yang didampinggi KSPP Ahmadi, M.Sc disela-sela kunjungan kerja ke Pulau Belitung juga menyempatkan waktu untuk melakukan Monitoribg dan Evaluasi (Monev) perkembangan IP2TP Gantung di Kabupaten Belitung Timur, dimana lahan IP2TP Gantung merupakan lahan hibah dari Pemda Belitung Timur pada tahun 2012 seluas 15 hektar berupa lahan pasca tambang pasir kuarsa atau galian C ; dimana 10 hektar diperuntukan untuk sawah yang kami kelola mulai dari 2017 sampai dengan sekarang dan telah dapat memberikan manfaat serta contoh bagi masyarakat sekitarnya. Sedangkan yang 5 hektar diperuntukan untuk kantor dan kebun. Khusus yang 5 hektar yang diperuntukan untuk kantor dan kebun telah dikelola BPTP Bangka Belitung mulai dari tahun 2019 dan perkembangannya dilakukan penanaman dengan beberapa tanaman khususnya hortikultura sayuran dan buah. Alhamdulillah perbenihan kopinya cukup baik, namun demikian kondisi tanaman lainnya belum optimal, baik itu demplot jeruk, mangga, durian dan tanman kedelai serta padinya, sehingga masih harus diimbangi kerja keras untuk mewujudkan IP2TP Gantung menjadi kawasan pertanian terpadu. Karena kunci reklamasi lahan adalah kerja keras yakin dan pupuk organik.

Gubernur Babel dan Bupati Belitung Timur Lakukan Sosialisasi & Dialog Optimalisasi Bendungan PICE

 
Gubernur Babel Erzaldi Rosman bersama Bupati Belitung Timur Burhanudin pada hari ini Jum'at (12/03/21) lakukan sosialisasi dan dialog optimalisasi pemanfaatan bendungan PICE di Desa Lenggang Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur yang diselenggarakan oleh Balai Wilayah Sungai Babel Kementerian PUPR. Turut hadir dalam kegiatan ini selain Gubernur Babel dan Bupati Bangka Tengah adalah Kapolda Babel, Damrem 045/GAYA, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, Kepala BPTP Balitbangtan Babel, Dandim 0414 Belitung, Kapolres Beltim, Direktur PDAM Beltim, Kepala OPD Kabupaten Belitung Timur, Camat Gantung, Kades sekitar bendungan PICE serta Gapoktan Kecamatan Gantung serta PPL
Bupati Belitung Timur Burhanudin dalam sambutan -nya menyampaikan bahwa bendungan PICE ini merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1934 - 1936 untuk transportasi penambangan timah. Pada 2016 bendungan PICE ini dilakukan rehabilitasi oleh Pemerintah Indonesia dan dapat difungsikan sebagai sumber air irigasi persawahan di Danau Nujau, Meranti, Lenggang dan Gantung dengan total luas baku sawah sekitar 3.000 ha serta sumber air PDAM sekitar 3.500 KK. Namun demikian pada tahun 2017 terjadi banjir di Pulau Belitung sehingga bendungan PICE dan DAS serta pintu air rusak total sehingga berdampak pada kegiatan persawahan di Kabupaten Belitung Tiumur baik itu produksi maupun dalam peningkatan Indeks Pertanaman, serta masih adanya aktivitas penambangan timah disekitar bendungan PICE semakin memper-parah kondisi bendungan PICE saat ini, hal ini juga disampaikan oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Babel Ponco Hermawan dalam paparannya setelah sambutan Bupati Beltim.
 
Gubernur Babel dalam sambutannya menyampaikn ucapan terima kasih kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Babel serta Bupati Belitung Timur atas terlaksanannya kegiatan sosialisasi dan dialog serta rencana optimalisasi bendungan PICE ini, sehingga dapat difungsikan sebagaimana peruntukannya yaitu untuk irigasi mendukung Food Estate Belitung Timur, sumber air PDAM untuk 6 Kecamatan serta Destinasi wisata mendukung Geopark Pulau Belitung. Oleh karena itu tidak ada lagi penambangan ilegal disekitar bendungan PICE Ujar Gubernur Babel Erzaldi. Setelah sambutan Gubernur Babel selanjutnya dilakukan dialog dengan masyarakat Gantung serta kunjungan lapangan dilokasi Bendungan PICE.

Selamat Atas Pelantikan Bupati Basel, Bateng dan Beltim

Keluarga Besar BPTP Balitbangtan Bangka Belitung megucapkan ; Selamat Atas Pelantikan BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN ( BANGKA TENGAH, BANGKA SELATAN DAN BELITUNG TIMUR) Periode 2021-2026, Semoga dengan kepemimpinan yang baru, ALLAH SWT menjadikan Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur, Makin Maju, Mandiri, Modern dan Masyarakatnya Makin Sejahtera serta Menjadi Pemimpin Yang Amanah??????

WAKIL BUPATI BANGKA SELATAN HADIRI BIMTEK DAN PANEN PADI SAWAH DI PULAU BESAR

 
Hari ini Kamis (040321) Pasca pelantikan sebagai Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, SE lakukan kunjungan lapang ke areal persawahan Sungai Ulim, Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar dalam rangka menghadiri Bimtek Inotek Peningkatan Produktivitas Padi yang digelar BPTP Balitbangtan Babel sekaligus panen di Gapoktan Dungun Raya. Kunjungan lapang Wakil Bupati Bangka Selatan yang didampingi Haji Jamro dan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Ir. Efendi Ali dan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan.
 
 
Kepala BPTP Balitbangtan Babel Dr. Suharyanto, SP., MP selaku ketua panitia melaporkan bahwa kegiatan panen padi sawah ini yang dirangkai dengan kegiatan Bimtek "Pengendalian Hama Penyakit Utama Padi Sawah" bertujuan untuk memberikan suport dan motivasi kepada petani sawah Ulim agar makin semangat untuk meningkatkan luas tanam serta meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 100 menjadi IP 200 - 300, menginggat sawah Ulim ini punya potensi untuk bisa ditingkatkan. Padi sawah yang dipanen hari ini telah menggunakan teknologi Jarwo 4:1, Varietas Inpari 30 bantuan PATB Kementan dengan hasil ubinan 5,6 ton/ha dan ini masih bisa ditingkatkan lagi hingga 6 -7 ton/ha Ujar Suharyanto.
Suharyanto dalam laporannya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Camat Pulau Besar, Kades Batu Betumpang, BPP Pulau Besat, Gapoktan Dungun Raya, Poktan Ulim atas dukungan dan bantuannya sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Suharyanto juga melaporkan bahwa jumlah peserta Bimtek sekitar 60 orang yang terdiri dari petani sawah Ulim 40 orang dan 20 orang adahan Penyuluh Pertanian Bangka Selatan. Para peserta Bimtek juga tetap menerapkan prokes covid 19.
 
Suharyanto juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Bangka Selatan yang telah berkenan hadir dalam acara hari ini sehingga dengan ke hadiran Ibu dapat memberikan suport dan motivasi kepada petani untuk terus bertanam padi.
Wakil Bupati Basel Deby Vita Dewi, SE dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih Kepada Kepala BPTP Balitbangtan Babel dan Gapoktan Dungun Raya atas undangannya hari ini dan bisa bertemu langsung dengan petani sawah Ulim Desa Batu Betumpang. Wakil Bupati Basel juga berujar bahwa kegiatan ini merupakan kunjungan Perdana setelah dilantik menjadi Wakil Bupati Basel. Dalam sambutannya beliau akan terus suport petani untuk terus bertanam padi dan meningkatkan Indeks Pertanaman sehingga dapat meningkatkan produksi beras Kabupaten Bangka Selatan sebagai Lumbung Pangan Provinsi Bangka Belitung.
 
Undangan yang hadir dalam kesempatan ini selain peserta Bimtek (Petani dan Penyuluh) adalah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Kepala SDA SNVT PJPA Sumatera VIII, Kodim 0413/Bangka, Kapolres Basel, Camat Pulau Besar, Kepala SMKN 1 Pulau Besar, Kordinator se-Kabupaten Bangka Selatan serta Gapoktan Dungun Raya.Masyarakat sawah Ulim juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Basel Ibu Deby atas kehadirannya sebagai semangat dan motivasi utk petani kami...

BPTP Balitbangtan Babel Gelar Seminar Proposal Kegiatan Tahun Anggaran 2021

 
Dalam rangka penajaman kegiatan pengkajian dan pendampingan program strategis utama Kementan di Prov. Bangka Belitung, pada hari Kamis - Jum'at ; tanggal 25 - 26 Pebruari 2021 BPTP Balitbangtan Babel menyelenggarakan Seminar Proposal Kegiatan 2021, seminar proposal ini bertujuan untuk memaparkan beberapa kegiatan yg akan dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan Babel pada tahun 2021. Kegiatan seminar proposal ini sekaligus menjadi ajang untuk penajaman tujuan kegiatan sehingga dapat berjalan dengan lancar untuk menghasilkan rekomendasi teknologi spesifik lokasi.
 
Seminar ini digelar di AULA BPTP Balitbangtan Babel dan dihadiri oleh Kepala BPTP Balitbangtan Babel Dr. Suharyanto, SP., MP, Plt Kasubag.TU, Ria Maya, SP, KSPP BPTP Balitbangtan Babel Ahmadi, SP., M.Sc serta Koordinator Program sekaligus Ketua Pelaksana Seminar Dr. Suyatno, S.Pt., M.Si, Ketua Kelji, Kordinator Penyuluh, serta Peneliti, Penyuluh, dan Litkayasa BPTP Balitbangtan Babel.
Kepala BPTP Balitangtan Babel Dr. Suharyanto, SP., MP dalam arahannya menyampaikan pada Tahun 2021 seluruh BPTP akan melaksanakan pengkajian sesuai dengan permasalahan dan potensi daerah masing-masing. Ditekankan juga bahwa hal yang sangat penting dalam menyusun proposal adalah adanya masukan dari Pemerintah Daerah karena kegiatan yang akan dilaksanakan akan bersinergi dengan Kabupaten/Kota yang ada di wilayah.
“Meskipun pandemi Covid-19 masih belum usai, seminar proposal ini harus dilaksanakan karena merupakan kegiatan rutin tahunan dimana momen ini menjadi wadah penyampaian rencana kegiatan BPTP Balitbangtan Babel, maka kita tetap jalankan dengan ketat serta menerapkan protokol kesehatan. Harapannya melalui seminar, nantinya kegiatan yang akan dilakukan BPTP Balitbangtan Babel pada Tahun 2021 baik itu pengkajian, perakitan, pengembangan serta pendampingan diseminasi inovasi teknologi pertanian sesuai dengan yang diharapkan yaitu tepat guna spesifik lokasi,” ujar Suharyanto.
Pemaparan proposal dibagi menjadi 4 sesi. Pada hari pertama tgl 25 Pebruari 2021 ada 3 sesi. Pada sesi pertama dipresentasikan RDHP Pendampingan Komoditas Strategis Utama Kementan, Pameran Publikasi, serta Diseminasi Inovasi Teknologi Peternaka Balitbangtan di Babel, Sesi kedua RDH Taman AgroInovasi serta Percepatan Pendaftaran SDG Lokal Spesifik Babel. Sesi ketiga RDHP Perbenihan Padi, Kopi serta Durian, serta Kegiatan Pengembangan Database untuk mendukung pembangunan pertanian di Babel.
Sedangkan sesi keempat dilaksanakan pada hari Jum'at tgl 26 Pebruari 2021 dengan paparan tentang pengelolaan dan optimalisasi IP2TP BPTP Balitbangtan Babel ; IP2TP Petaling, IP2TP Koba, IP2TP Batu Betumpang serta IP2TP Gantung.
Usai masing-masing penaggung jawab kegiatan mempresentasikan proposal kegiatan, moderator memberikan kesempatan evaluator memberikan masukan. Evaluator menyampaikan saran dan masukan yang kontruktif terutama pada tujuan dan metodologi, sehingga kegiatan di lapangan nantinya akan lebih baik dan menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan petani.
Alhamdulillah kegiatan seminar berjalan dengan baik..