JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Adaptabilitas Demas 1 pada Lahan Kering Masam di IP2TP Batu Betumpang

 
#SobaTani, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki lahan suboptimal khususnya kering masam yang cukup luas, yang dapat dioptimalkan untuk pemanfaatan komoditas pertanian khususnya kedelai. Pengembangan kedelai pada lahan kering masam menghadapi masalah diantaranya adalah keracunan unsur hara mikro dan defisiensi unsur hara makro. Keracunan unsur hara mikro antara lain Al dan Mn, defisiensi unsur hara makro N, P, K, Ca, Mg dan Mo, dan pengaruh buruk ion H+, serta rendahnya populasi mikro organisme menguntungkan seperti Rhizobium. Untuk itu tentunya diperlukan varietas yang memiliki daya adaptabilitas pada tipologi lahan dengan karakteristik kering masam.
 
Untuk itu BPTP Babel melaksanakan pengujian adaptabilitas kedelai Demas 1 yang dilaksanakan di IP2TP Batu Betumpang, Kab. Bangka Selatan yang memiliki pH 5.1, dengan memanfaatkan pematang/staking lahan sawah. Demas 1 merupakan varietas unggul kedelai adaptif lahan kering masam yang dilepas tahun 2014 dengan Keputusan Menteri Pertanian RI No. 1176/Kpts/SR.120/11/2014. Demas 1 berasal dari persilangan antara Mansuria x SJ-5 dengan galur SC5P2P3.5.4.1-5. Demas 1 memiliki rata-rata hasil 1.70 t/ha dengan potensi 2.51 t/ha, dengan bobot 100 biji mencapai 12.88 gr. Varietas ini tahan terhadap penggerek polong Etiella zinckenella, tahan terhadap penyakit karat daun Phakopsora pachyrhizi, agak tahan terhadap pengisap polong Riptortus linearis, serta memiliki kandungan protein biji mencapai 36,07% dengan umur panen berkisar 84 hari. Sedangkan tinggi tanaman hasil pengamatan rata-rata mencapai diatas 90 cm. Demas 1 juga tahan terhadap penggerek polong Etiella zinckenella, tahan terhadap penyakit karat daun Phakopsora pachyrhizi, agak tahan terhadap pengisap polong Riptortus linearis.
 
Pengembangan kedelai Demas 1 pada lahan suboptimal seperti lahan-lahan kering masam di Babel memiliki prospek strategis, mengingat kebutuhan akan kedelai konsumsi hinggga saat ini masih didatangkan dari luar disatu sisi lahan-lahan kering masam masih terbentang cukup luas selain itu juga dapat memanfaatkan pola tanam padi-padi-kedelai (FY).