JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA TENGAH PANEN SEMANGKA PROGRAN FAMILY FARMING DI DESA PASIR GARAM

 
SIMPANG KATIS – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman yang didampinggi oleh Wakil Bupati dan sejumlah pejabat mulai dari Kepala BPTP Babel Suharyanto, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Provinsi Babel Sulastri, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah Edy Romdhoni, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah Sajidin, Kapolsek Simopang Katis, Camat Simapng Katis, Kades Pasir Garam, Kordinator BPP simpang Katis, PPL, Ketua Gapoktan Desa Pasir Garam dan Petani Milenial Desa Pasir Garam pada hari Rabu, (18/08/2021) melakukan panen semangka bersama petani, pada Poktan Harapan Jaya Milenial Desa Pasir Garam, Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini merupakan kegiatan Family Farming atau Pertanian Keluarga dari APBN Tahun Anggaran 2021.
 
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih dari semua pihak atas kerjasamanya sehingga pada hari ini kita dapat melakukan panen semangka di tempat Pak Yuli ini. Alhamdulillah kegiatan pertanian keluarga atau Family Farming ini bagus hasilnya, dimana tanaman semangka pada umur 65 hari panen, dan pada masa pandemi ini semangka manfaatnya sangat besar sekali apa lagi kalau ditambah kurma dan dibuat Jus “Semangka Kurma” sangat bagus manfaatnya untuk meningkatkan kesehatan. Tutur Algafry Rahman.
 
Menggahkiri sambutannya Bupati Bateng mengucapkan Alhamdulillah kita semua masih mendapat perlindingan dari Alloh SWT, terhindar dari covid 19 dan tetap jaga kesehatan terapkan protokoler kesehatan. Menurut Yuli selaku Petani Koperatornya, mengatakan produksi semangka bisa mencapai 20 - 25 t/ha dengan harga jual 3,500 - 3.700/kg paparnya, sedangkan modal perhektar mencapai 30 juta/ha. Suharyanto selaku Kepala BPTP Babel mengatakan, produksi semangka ini sebetlunya masih dapat ditingkatkan lagi agar dapat berproduksi > 40 t/ha. Oleh karena itu penerapan inovasi teknologi dan pendampingan sangat penting, sehingga pendapatan petani akan meningkat, petani milenial juga tidak alergi dengan digitalisasi sehingga inovasi teknologi dapat diperoleh darimana saja. Tetap jaga kesehatan, terapkan prokes