JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kepala BPTP Babel Dampinggi Gubernur Terima Kunjungan Komunitas Petani Cabe Jamu dan Kapulaga Babel

 
Pangkalpinang (19/08/21) – Disela-sela kesibukannya Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengikuti rapat virtual program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) bersama BPKSR (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) masih berkesempatan untuk menerima audiensi Komunitas Petani Cabe Jamu dan Kapulaga Babel diruang pertemuan Tangung Pendam LT.II Kantor Gubernur Babel. Dalam kesempatan ini Erzaldi Rosman didampinggi oleh Kepala BPTP Babel Suharyanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Juaidi, Kabid Perkebunan Haruldi serta Kepala BPSMB Wahyudi Himawan. Kedatangan komunitas petani cabe jamu dan kapulaga ini dipimpin oleh Pak Asep dan Pak Wahyu, dimana keduanya merupakan penggiat sekaligus pembeli cabe jawa dan kapulaga anggota komunitas.
 
Keduanya menyampaikan kepada Gubernur Babel bahwa pengembangan komoditas ini telah berlansung 6 tahun yang lalu dan sekarang telah mulai berkembang dan petani telah menikmati hasilnya, namun demikian untuk pengembangan yang lebih luas, petani masih keterbatasan lahan dan bibit serta modal. Ujar pak Wahyu dan Pak Asep selaku mitra petani.
Asep menjelaskan bahwa sampai saat ini telah terbentuk 34 pedagang pengepul cabe jamu dan kapulaga di Babel. Harga cabe jamu ditingkat pedagang pengepul 50.000/kg sedangkan pedagang pengempul menjual ke Eksportir 55.000/kg.
Gubernur Babel dalam arahannya menyampaikan dukungannya kepada komunitas petani cabe jamu dan kapulaga Babel untuk mengembangkan komoditas tersebut di Bangka Belitung. Gubernur akan memfasilitasi lahan agar dapat dipinjam dan dipergunakan untuk pengembangan cabe jamu dan kapulaga di Kabupaten masing-masing. Namun demikian Gubernur berpesan agar pembeli atau off-taker jelas sehingga dari sisi harga sudah dijamin oleh off-taker. Ungkapnya.
Komunitas cabe jawa dan kapulaga juga mengharapkan bimbingan dan pendampiggi dari Instansi dan Dinas terkait agar hasilnya dan kualitas yang dihasilkan lebih baik dan meningkat, sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani akan meningkat. Oleh karena itu Gubernur berharap BPTP Babel bersama Dinas Pertanian Babel dan BPSMB mendampinngi petani, sehingga kpmoditas cabe jamu dan kapulaga ini akan menjadi pilihan komoditas tanaman untuk meningkatkan pendapatan petani.