JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

PENYULUH BPTP BABEL HADIRI PERTEMUAN PENYUSUNAN PROGRAMA

 
Programa penyuluhan pertanian adalah rencana tentang kegiatan penyuluhan pertanian yang memadukan aspirasi petani-nelayan dan masyarakat pertanian dengan potensi wilayah dan program pembangunan pertanian yang menggambarkan keadaan sekarang, tujuan yang ingin dicapai, masalah-masalah dan alternatif pemecahannya, serta cara mencapai tujuan yang disusun secara partisipatif, sistematis, dan tertulis setiap tahun. Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 juga mengamanatkan bahwa programa penyuluhan pertanian terdiri atas programa penyuluhan desa/kelurahan atau unit kerja lapangan, programa penyuluhan kecamatan, programa penyuluhan kabupaten/kota, programa penyuluhan provinsi dan programa penyuluhan nasional. Khusus programa penyuluhan pertanian nasional, provinsi dan kabupaten/kota, dalam Pedoman ini dimaknai sebagai program penyelenggaraan penyuluhan pertanian Pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang disusun secara sistematis dengan memperhatikan aspirasi pelaku utama dan pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya. Adapun substansinya meliputi aspek kelembagaan, ketenagaan, penyelenggaraan, prasarana sarana dan pembiayaan penyuluhan pertanian.
 
Programa penyuluhan pertanian pada setiap tingkatan disusun setiap tahun dengan memuat rencana penyuluhan tahun berikutnya. Programa penyuluhan pertanian ini pada dasarnya disusun secara mandiri, namun saling memperhatikan keterpaduan dan kesinergian programa penyuluhan pada setiap tingkatan, sehingga semua programa penyuluhan pertanian dalam berbagai tingkatan bersifat selaras dan saling memperkuat. Acuan dalam penyusunan programa penyuluhan pertanian telah ditetapkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 25/Permentan/OT.140/5/2009 tentang Pedoman Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian. Tersusunnya Programa Penyuluhan Pertanian merupakan salah satu indikator kinerja Penyuluh Pertanian. Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2022 Tingkat Provinsi yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian dan Pengembangan Pertanian Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Agustus 2021 bertempat di Soll Marina Hotel.
 
Penyusunan programa Penyuluhan Pertanian Tingkat Provinsi dilaksanakan melalui pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan bidang yang terkait penyuluhan di Provinsi. Peserta yang hadir dalam pertemuan sebanyak 51 orang yang berasal dari yang membidangi penyuluhan dan fungsional serta Koordinator BPP dari Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, Kota Pangkalpinang dan BPTP Kepuauan Bangka Belitung. Pelaksanaan pertemuan dengan menerapkan protokol kesehatan. Materi yang disampaikan mengenai Kebijakan pembangunan pertanian di Era Pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arah dan Kebijakan pembangunan pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kebijakan penyuluhan pertanian dan pengembangan pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta pembahasan programa kabupaten/kota.

Eksplorasi & Karakterisasi SDG Cempedak Dari Desa Pelangas Bangka Barat

 
Simpang Teritip - Provinsi Bangka Belitung kaya akan Sumber Daya Genetik (SDG) Cempedak yang sangat bagus dan bernilai ekonomi. Pada hari Sabtu (21/08/21) Tim karakterisasi SDG BPTP Babel dan BPSMB serta dr Ase dan Tim serta Pak Aziz sebagai pemilik PIT dapat melakukan eksplorasi dan karakterisasi 2 jenis Cempedak dari Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Prov. Bangka Belitung. Kedua jenis Cempedak tersebut yaitu : Cempedak merah serta Cempedak kuning jumbo, kedua cempedak ini mempunyai karakteristik yang berbeda. Cempedak merah, warna buahnya merah atau oreng kemerahan sehingga kita beri nama "Cempedak Merah Pelangas" rasanya sangat manis dan lembut dan sebagian bijinya kempes, berat buahnya 3 - 4 kg/buah. Pokoknya rasanya super sekali sangat - sangat manis. Sedangkan "Cempedak kuning Pelangas" bentuk buahnya sangat jumbo, rata - rata beratnya 5 - 6 kg/buah, daging buahnya berwarna kuning, rasa buahnya manis tapi ada rasa asamnya.
 
Hasil pengamatan serta uji rasa dari peserta tim karakterisasi menyimpulkan bahwa kedua cempedak ini sangat bagus dan layak untuk kita daftarkan sebagai kekayaan Sumber Daya Genetik (SDG) dari Babel Turut hadir dalam karakterisasi ini 3 Kepala UPT antara lain Kepala BPTP Babel Suharyanto, Kepala BPSMB Wahyudi Himawan serta Kepala KPH Dinas Kehutanan Babel Arhanis, serta dr. Ase beserta timnya. Alhamdulillah data karakterisasi lengkap diperoleh mulai data pohon, daun, bunga dan buah. Selanjutnya akan segera kami deskripsikan akan segera kita daftarkan ke PPVTPP Kementerian Pertanian. Ujar Tim Karakterisasi BPTP Babel.

BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA TENGAH PANEN SEMANGKA PROGRAN FAMILY FARMING DI DESA PASIR GARAM

 
SIMPANG KATIS – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman yang didampinggi oleh Wakil Bupati dan sejumlah pejabat mulai dari Kepala BPTP Babel Suharyanto, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Provinsi Babel Sulastri, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah Edy Romdhoni, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah Sajidin, Kapolsek Simopang Katis, Camat Simapng Katis, Kades Pasir Garam, Kordinator BPP simpang Katis, PPL, Ketua Gapoktan Desa Pasir Garam dan Petani Milenial Desa Pasir Garam pada hari Rabu, (18/08/2021) melakukan panen semangka bersama petani, pada Poktan Harapan Jaya Milenial Desa Pasir Garam, Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini merupakan kegiatan Family Farming atau Pertanian Keluarga dari APBN Tahun Anggaran 2021.
 
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih dari semua pihak atas kerjasamanya sehingga pada hari ini kita dapat melakukan panen semangka di tempat Pak Yuli ini. Alhamdulillah kegiatan pertanian keluarga atau Family Farming ini bagus hasilnya, dimana tanaman semangka pada umur 65 hari panen, dan pada masa pandemi ini semangka manfaatnya sangat besar sekali apa lagi kalau ditambah kurma dan dibuat Jus “Semangka Kurma” sangat bagus manfaatnya untuk meningkatkan kesehatan. Tutur Algafry Rahman.
 
Menggahkiri sambutannya Bupati Bateng mengucapkan Alhamdulillah kita semua masih mendapat perlindingan dari Alloh SWT, terhindar dari covid 19 dan tetap jaga kesehatan terapkan protokoler kesehatan. Menurut Yuli selaku Petani Koperatornya, mengatakan produksi semangka bisa mencapai 20 - 25 t/ha dengan harga jual 3,500 - 3.700/kg paparnya, sedangkan modal perhektar mencapai 30 juta/ha. Suharyanto selaku Kepala BPTP Babel mengatakan, produksi semangka ini sebetlunya masih dapat ditingkatkan lagi agar dapat berproduksi > 40 t/ha. Oleh karena itu penerapan inovasi teknologi dan pendampingan sangat penting, sehingga pendapatan petani akan meningkat, petani milenial juga tidak alergi dengan digitalisasi sehingga inovasi teknologi dapat diperoleh darimana saja. Tetap jaga kesehatan, terapkan prokes

Kepala BPTP Babel Dampinggi Gubernur Terima Kunjungan Komunitas Petani Cabe Jamu dan Kapulaga Babel

 
Pangkalpinang (19/08/21) – Disela-sela kesibukannya Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengikuti rapat virtual program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) bersama BPKSR (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) masih berkesempatan untuk menerima audiensi Komunitas Petani Cabe Jamu dan Kapulaga Babel diruang pertemuan Tangung Pendam LT.II Kantor Gubernur Babel. Dalam kesempatan ini Erzaldi Rosman didampinggi oleh Kepala BPTP Babel Suharyanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Juaidi, Kabid Perkebunan Haruldi serta Kepala BPSMB Wahyudi Himawan. Kedatangan komunitas petani cabe jamu dan kapulaga ini dipimpin oleh Pak Asep dan Pak Wahyu, dimana keduanya merupakan penggiat sekaligus pembeli cabe jawa dan kapulaga anggota komunitas.
 
Keduanya menyampaikan kepada Gubernur Babel bahwa pengembangan komoditas ini telah berlansung 6 tahun yang lalu dan sekarang telah mulai berkembang dan petani telah menikmati hasilnya, namun demikian untuk pengembangan yang lebih luas, petani masih keterbatasan lahan dan bibit serta modal. Ujar pak Wahyu dan Pak Asep selaku mitra petani.
Asep menjelaskan bahwa sampai saat ini telah terbentuk 34 pedagang pengepul cabe jamu dan kapulaga di Babel. Harga cabe jamu ditingkat pedagang pengepul 50.000/kg sedangkan pedagang pengempul menjual ke Eksportir 55.000/kg.
Gubernur Babel dalam arahannya menyampaikan dukungannya kepada komunitas petani cabe jamu dan kapulaga Babel untuk mengembangkan komoditas tersebut di Bangka Belitung. Gubernur akan memfasilitasi lahan agar dapat dipinjam dan dipergunakan untuk pengembangan cabe jamu dan kapulaga di Kabupaten masing-masing. Namun demikian Gubernur berpesan agar pembeli atau off-taker jelas sehingga dari sisi harga sudah dijamin oleh off-taker. Ungkapnya.
Komunitas cabe jawa dan kapulaga juga mengharapkan bimbingan dan pendampiggi dari Instansi dan Dinas terkait agar hasilnya dan kualitas yang dihasilkan lebih baik dan meningkat, sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani akan meningkat. Oleh karena itu Gubernur berharap BPTP Babel bersama Dinas Pertanian Babel dan BPSMB mendampinngi petani, sehingga kpmoditas cabe jamu dan kapulaga ini akan menjadi pilihan komoditas tanaman untuk meningkatkan pendapatan petani.

BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKA TENGAH PANEN SEMANGKA PROGRAN FAMILY FARMING DI DESA PASIR GARAM

 
SIMPANG KATIS – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman yang didampinggi oleh Wakil Bupati dan sejumlah pejabat mulai dari Kepala BPTP Babel Suharyanto, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Provinsi Babel Sulastri, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah Edy Romdhoni, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah Sajidin, Kapolsek Simopang Katis, Camat Simapng Katis, Kades Pasir Garam, Kordinator BPP simpang Katis, PPL, Ketua Gapoktan Desa Pasir Garam dan Petani Milenial Desa Pasir Garam pada hari Rabu, (18/08/2021) melakukan panen semangka bersama petani, pada Poktan Harapan Jaya Milenial Desa Pasir Garam, Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini merupakan kegiatan Family Farming atau Pertanian Keluarga dari APBN Tahun Anggaran 2021.
 
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih dari semua pihak atas kerjasamanya sehingga pada hari ini kita dapat melakukan panen semangka di tempat Pak Yuli ini. Alhamdulillah kegiatan pertanian keluarga atau Family Farming ini bagus hasilnya, dimana tanaman semangka pada umur 65 hari panen, dan pada masa pandemi ini semangka manfaatnya sangat besar sekali apa lagi kalau ditambah kurma dan dibuat Jus “Semangka Kurma” sangat bagus manfaatnya untuk meningkatkan kesehatan. Tutur Algafry Rahman.
 
Menggahkiri sambutannya Bupati Bateng mengucapkan Alhamdulillah kita semua masih mendapat perlindingan dari Alloh SWT, terhindar dari covid 19 dan tetap jaga kesehatan terapkan protokoler kesehatan. Menurut Yuli selaku Petani Koperatornya, mengatakan produksi semangka bisa mencapai 20 - 25 t/ha dengan harga jual 3,500 - 3.700/kg paparnya, sedangkan modal perhektar mencapai 30 juta/ha. Suharyanto selaku Kepala BPTP Babel mengatakan, produksi semangka ini sebetlunya masih dapat ditingkatkan lagi agar dapat berproduksi > 40 t/ha. Oleh karena itu penerapan inovasi teknologi dan pendampingan sangat penting, sehingga pendapatan petani akan meningkat, petani milenial juga tidak alergi dengan digitalisasi sehingga inovasi teknologi dapat diperoleh darimana saja. Tetap jaga kesehatan, terapkan prokes