JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KARAKTERISTIK SEMEN AYAM MERAWANG

(Suyatno, Nuraini, Kiki Yolanda, Zikril Hidayat)

Ayam Merawang merupakan ayam lokal yang sudah ditetapkan menjadi rumpun ternak lokal dari Bangka Belitung (SK Mentan No. 2846/Kpts./LB.430/8/2012) dengan keunggulan dapat dijadikan sebagai ayam tipe dwiguna. Terbatasnya data mengenai karakteristik reproduksi pejantan dalam rangka memperkaya khasanah keilmuan dibidang reproduksi ayam Merawang mendorong dilakukannya kegiatan pengkajian ini. Pengkajian bertujuan untuk mengetahui karakteristik semen ayam Merawang sebagai data dasar dalam upaya peningkatan produktivitas dan pengembangbiakannya. Materi yang digunakan adalah delapan ekor ayam Merawang jantan berumur 15-18 bulan dengan bobot badan rata-rata 2,0-3,0kg. Pakan yang diberikan adalah campuran dedak, jagung giling, dan konsentrat dengan perbandingan 1:2:1 dan air minum, yang diberikan secara adlibitum. Pemeliharaan dengan menggunakan sistem kandang ren, yaitu ternak dilepas pada siang hari di halamanm berpagar berukuran 3x8 m2 dengan kepadatan 21 ekor. Peubah karakteristik reproduksi yang diamati meliputi pengamatan bobot testis dan semen segar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa spermatozoa Ayam Merawang memiliki motilitas rata-rata 92,0±2,00% dan abnormalitas sebesar 8,05±3,47%. Sementara itu rata-rata berat testis dari kelompok ayam Merawang jantan berbeda yang berumur 6-8 bulan mencapai 23,80±6,86 g.