JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Penggunaan Sistem Tanam Legowo pada Budidaya Padi Varietas Ciherang dan IR-64 di Desa Perpat: Implementasi Inovasi Teknologi dalam Pelaksanaan Program Prima Tani di Kabupaten Belitung

Pengkajian ini dilakukan di lokasi binaan Prima Tani Kabupaten Belitung. Pengembangan komoditas padi merupakan salah satu tujuan pembangunan pertanian di Kabupaten Belitung. Permasalahan yang ada di lapangan di antaranya adalah masih rendahnya produktivitas padi yang dibudidayakan petani setempat. Badan Litbang telah merakit teknologi budidaya padi dan melalui kegiatan Prima Tani ini dilakukan inovasi teknologi budidayanya. Pengkajian ini dilakukan dengan menerapkan komponen sistem PTT, di mana yang menjadi fokus utama adalah cara tanam dengan sistem tanam legowo. Varietas yang dipergunakan adalah varietas Ciherang dan IR-64. Sistem legowo yang digunakan adalah legowo 2:1 dan 4:1, sebagai kontrol adalah cara tanam yang biasa digunakan petani setempat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa GKP Ciherang yang dihasilkan dari penggunaan sistem legowo 2:1 adalah sebesar 4,32 ton/ha, sedangkan dari penggunaan sistem legowo 4:1 adalah sebesar 5,09 ton/ha. GKP dari penggunaan sistem budidaya petani adalah sebesar 4,64 ton/ha. Pada varietas IR-64, GKP yang diperoleh dari sistem legowo 4:1 dan 2:1 secara berurutan adalah sebesar 6,24 ton/ha dan 5,12 ton/ha. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem legowo secara teknis budidaya memberikan peningkatan hasil dibandingkan dengan penggunaan cara tanam dengan teknologi eksisting petani, terutama penggunaan sistem legowo 4:1. Dikaji secara ekonomi teknologi ini meningkatkan efisiensi dalam penggunaan benih dan meringankan dalam sistem pemeliharaannya (mengurangi biaya tenaga kerja pemeliharaan tanaman).

Kata kunci: PTT Padi, Ciherang, IR-64, Desa Perpat Kabupaten Belitung