JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Budidaya Lada Sehat dengan Pendekatan Ekologis

Teknologi budidaya lada sehat dengan pendekatan ekologis merupakan rakitan komponen teknologi budidaya lada ramah lingkungan, yang sinergis, mudah dilakukan, efektif, efisien dan berkelanjutan serta memberi peluang terhadap peningkatan produksi dan pendapatan petani.  Teknologi budidaya lada sehat dengan pendekatan ekologis mencakup: (1) Teknologi  budidaya lada sehat ramah lingkungan, (2) Pembuatan pupuk kompos, ( 3) Budidaya lada integrasi ternak kambing sebagai sumber pupuk kandang dan (4) Tupang sari (intercroping) kopi robusta diantara tanaman lada. Rakitan komponen teknologi  budidaya lada sehat ramah lingkungan terdiri atas (a) Konservasi kebun dengan penutup tanah/ penyiangan terbatas (bebokor), (b) Pengendalian cara mekanis, (c ) Penggunakan bibit lada sehat dari varietas unggul Natar 1, (d) Pemupukan organik dan inorganik, (e ) Aplikasi  agensia hayati (Trichoderma spp, B. Bassiana) (f) Penggunakan tajar hidup,(g) Pemangkasan tajar lada, (h) Drynase kebun dan (i) Pemagaran kebun lada. Hasil penerapan teknologi budidaya lada sehat ramah lingkungan menunjukkan teknologi tidak merusak lingkungan, dapat mempertahankan kesuburan lahan, meningkatkan keragaan agronomis tanaman lada, mampu menekan serangan hama dan penyakit serta dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Setelah 4 tahun penerapan teknologi, tanaman lada berbuah meningkat dari 45 % menjadi 92,6 %, tanaman mati rendah 2,4 – 2,5 %, tandan buah tinggi 10,5 - 15,3 tandan per cabang, parasitasi musuh alami pada hama penggerek batang meningkat dari 10 % menjadi 66,6 %, tanaman lada terserang penyakit BPB menurun dari 3 % menjadi 0,5 %, produktivitas lada meningkat dari 150 kg menjadi 1401 - 1575 kg per hektar,  pendapatan petani meningkat dari Rp.5.250.000 menjadi Rp. 44.100.000/ha/tahun. Sebaliknya keragaan agronomis budidaya lada cara petani lebih rendah, produksi fluktuatif rendah 160 -716 kg/ha/tahun, serangan hama tinggi, parasitasi hama penggerek batang rendah (7,4 – 15,0 %) dan serangan penyakit BPB tinggi (2 – 3 %) dan pendapatan petani lada fluktuatif tergolong rendah Rp.81 – Rp.17.370.600,-/ha/tahun. Teknologi budidaya lada sehat dengan pendekatan ekologi cukup menyediakan hijauan pakan ternak, meningkatkan minat petani mengurus tanaman lada, ternak kambing berkembang dengan sistem gaduhan, sementara usahatani lada terus berkelanjutan dan produksi lada relatif stabil tinggi, dan petani dapat menyediakan pupuk organik secara mamdiri berkelanjutan.

Kata Kunci: budidaya lada, pertanian berkelanjutan, lada sehat, ramah    lingkungan.