7 Langkah Kunci Sukses Budidaya Durian Namlung

Durian Namlung merupakan tanaman durian asli Bangka Belitung yang beasal dari Desa Jebus Kabupaten Bangka Barat. Tanaman ini hingga saat ini masih sangat popular karena punya ciri khas, dimana durian namlung ini mempunyai ukuran pongge yang besar namun bijinya kecil hingga kempes. Dalam satu juring maksimal terdiri atas dua pongge. Begitu menggigit daging buah namlung, gigi seperti tenggelam dalam daging buah. Salah satu keunggulan durian namlung adalah daging buah yang tebal, tekstur lembut, legit, cita rasa manis, pulen dengan sedikit rasa pahit menjadi ciri khas durian namlung.

Dalam melakukan budidaya durian hal yang utama adalah memperhatikan lahan atau kebun sebelum penanaman berlangsung. Hal ini untuk menhgindari produktivitas tanaman durian. Jika sebagai petani pemula yang inigin membudidayakan tanaman durian dengan hasil maksimal. Perhatikan 7 kunci langkah sukses sebagai berikut :

1. Menentukan Lokasi, Tanaman durian akan tumbuh baik pada lahan tropis dengan ketinggian tempat tidak boleh lebih dari 800 m dpl. Tanah yang berbukit/yang kemiringannya diatas 15 derajat sangat baik untuk tanaman durian, intensitas matahari 60 - 80%, suhu lahan 23 – 30% derajat celcius, curah hujan 1500-2500 mm/tahun dengan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik dari pada hujan terus menerus, pH tanah 6-7 serta jenis tanah yang cocok untuk tanaman durian adalah jenis tanah grumosol, ondosol, dan podzolik merah kuning. Tanah yang memiliki ciri-ciri warna hitam keabu-abuan kelam, struktur tanah lapisan atas bebutir-butir, sedangkan bagian bawah bergumpal, dan kemampuan mengikat air tinggi.

2. Menentukan Bibit, Untuk mendapatkan bibit varietas unggul dengan kreteria ; bibit sehat, daun banyak, tumbuh kokoh dengan percabangan 2 – 4 arah (banyak cabang), serta bebas hama penyakit.

3. Cara Menanaman, Untuk persiapan lahan sebagai media tanam budidaya durian langkah-langkah yang harus dipersiapkan adalah meliputi; pembersihan lahan, pupuk kandang, jarak tanam serta lubang tanam 10 -12 meter. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm atau 60 x 60 x 60 cm selanjutnya lubang tanam dibiarkan 1-2 minggu setelah itu dilakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk organic minimal 20 kg/lubang tanam lalu dibiarkan minimal 1 -2 minggu sebelum tanam. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan agar tanaman baru mendapat suplay air yang cukup.

4. Pengairan, Pengairan atau penyiraman tanaman hingga tanaman berumur 1 bulan perlu diperhatikan untuk menghindari kematian bibit dan pertumbuhan yang tidak seragam. Penyiraman sebaiknya dilakukan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hingga tanaman berumur 1 bulan.

5. Pengendalian Gulma, Pengendalian gulma atau rumput liar yang menutupi akar mayang tanaman durian yang muncul diatas tanah, pengendalian gulma tidak dianjurkan menggunakan herbisida atau menggunakan cangkul ataupun koret karena dikhawatirkan dapat mengenai akar mayang tanaman durian. Penyiangan cukup dengan mencabut gulma atau rumput liar yang menganggu tanaman durian.

6. Pemupukan, Pemupukan sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas kandungan unsure hara tanah bagi nutrisi yang dibutuhkan tanaman durian. Pemupukan dilakukan setahun sekali yaitu pada awal musim hujan. Pemupukan yang tepat dapat membuat tanaman tumbuh subur. Pemupukan susilan pertama dilakukan telah tanaman berumur tiga bulan dengan menggunakan NPK (15:15:15) dengan dosis 100 gr perpohon. Selanjutnya, pemupukan susulan dengan NPK itu dilakukan rutin setiap empat bulan sekali sampai tanaman berumur 1 tahun. Cara pemupukan dilakukan dengan menggali lubang mengelilingi batang bawah di bawah mahkota tajuk paling luar dari tanaman. Kebutuhan pupuk dan dapat dilihat pada gambar tabel dibawah ini.

Selain pupuk diperlukan juga pengendalian hama penyakit untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang baik. Untuk pengendalian hama digunakan insektisida yang sesuai dengan hama sasaran. Sedangkan untuk cendawan dilakukan dengan melakukan penyemprotan serta melaburi batang durian dengan fungisida (contohnya Dithane atau Antracol) agar sehat.

7. Panen. Durian mulai belajar berbuah pada umur 4-5 tahun setelah tanam, namun untuk mendapatkan kualitas buah yang baik setelah berumur 8 – 10 tahun. Buah durian mengalami kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar.

Demikian 7 langkah-langkah cara bertanam durian yang baik, semoga tulisan ini dapat menjadi referensi bagi petani pemula yang akan bertanam durian.